Tuesday, April 28, 2015

SEPUTAR PENYELENGGARAAN FLS2N TINGKAT KABUPATEN PATI DI KECAMATAN WINONG 2015

Pada hari Selasa,28 April 2015
Dibalik  tugas mengantar lomba, ketemuan dengan rekan guru teman lama sambil bernostalgila
Kalim,M.Pd.

Di kecamatan Winong kabupaten Pati sontak menjadi ramai ! Gebyar hingar bingar FLS2N menggema di seluruh wilayah ini dengan sambutan meriah.Berbagai utusan tamu peserta offisial dari 21 Kecamatan hadir memenuhi panggung-panggung gembira yang disajikan di 4 lokasi yang berbeda.Satu di SD Kebowan untuk : 1.Menyanyi Tunggal 2.Cipta Puisi 3.Pantonim.Tempat kedua di SD Negeri Pulorejo 01 : 4.Pidato Bahasa Indonesia 5.Tari Kreasi Baru SD.6.Cerita Bergambar.Lokasi ke tiga di SD Negeri Pekalongon untuk 7.Membatik dan 8.Kerajinan Tangan/Kriya anyam.Lokasi empat di SD Negeri Winong untuk 9.Menyanyi Tunggal Nasionalisme Jenjang Paud /TK 10.Lomba Gerak dan Lagu Program Nasionalisme Jenjang SD.
Di halaman masing-masing tempat lomba menjadi sesak parkir arus kendaraan sepeda motor ,mobil arus peserta tamu dan undangan bahkan orang tua peserta berdatangan.
Dari Dinas Pendidikan Kabupaten diatur disepakati untuk penyelenggaraan Tingkat Kabupaten diputuskan bergilir berputar antar kecamatan tiap tahun sebagai ajang persatuan berkesenian antar guru dan siswa saling mengenal daerah dan prestasi masing-masing.
Biasanya untuk Propinsi Jawa Tengah dari tahun ke tahun tiap Juara Kabupaten mengirim tingkat Nasional dipusatkan di Donoyudan Solo.

Sebagai pengingat untuk yang tahun lalu yang dikirim tingkat Nasional berarti sudah juara Propinsi.
Jenis lomba Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Sekolah Dasar (FLS2N-SD/MI) tahun 2014 terdiri atas 6 (enam) jenis lomba, yaitu:
1. Lomba Menyanyi Tunggal;
2. Lomba Pidato Bahasa Indonesia;
3. Lomba Membuat Gambar Bercerita;
4. Lomba Seni TariKreasi Baru;
5. Lomba Kriya Anyam,
6. Lomba Pantomim.

Berbagai persiapan dari unsur orang tua,siswa,guru,Dinas Pendidikan Kecamatan sampai Dinas Pendidikan Tingkat Kabupaten bergerak terus mensukseskan ajang berkesenian ini.
Dari pantauan kami dari dekat tidak terasa berjalan maraton mulai membuat undangan,teknik meeting,penjurian,buku panduan,rapat kepanitiaan,penunjukan tuan rumah penyelenggaraan,properti,hadiah,piagam semua sudah direncanakan,dibuat,dilaksanakan dengan matang sekali.
Meskipun penyelenggaraan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2015 akan dihelat di  Palembang, Sumatera Selatan.Masing-masing daerah telah bertanggung jawab sepertinya sudah tahu betul profesional sekali dalam menajemennya.
Pendidikan di sekolah dasar merupakan bagian dari sistem pendidikan yang menyeluruh dalam rangka pembinaan karakter anak agar tumbuh dan berkembang secara seimbang baik jasmani maupun rohani. Pembinaan karakter anak yang dimaksudkan meliputi penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan kepribadian, moral, religius serta memilki keterampilan hidup menuju generasi muda yang potensial.
Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional SD/MI (FLS2N-SD/MI) bertujuan untuk memberikan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif bagi peserta didik sekolah dasar dengan mengedepankan sikap sportivitas dalam pengembangan diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan. Disisi lain kegiatan FLS2N-SD/MI diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, dan memotivasi peserta didik untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya. Melalui kegiatan FLS2N-SD ini pula diharapkan dapat tetap terpeliharanya semangat dan komitmen para praktisi pendidikan di daerah, sehingga memungkinkan mereka selalu berupaya mengembangkan proses pendidikan khususnya bidang seni dan budaya.

Mekanisme seleksinya dilakukan secara berjenjang di 34 provinsi se Indonesia, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Untuk cabang tertentu, pemenang akan dikirim untuk festival seni di tingkat internasional
Tentang Jadwal Pelaksanaan, dimana alur jadwal perlombaannya adalah sebagai berikut :
  1. Tingkat Sekolah dilaksanakan pada Minggu ke-3 bulan Februari 2014, tempat pelaksanaaan ditentukan sekolah.
  2. Tingkat Kab/Kota dilaksanakan pada tanggal 6 s.d. 10 April 2015, tempat pelaksanaaan di Ibukota Kab/Kota
  3. Tingkat Provinsi dilaksanakan pada tanggal 4 s.d 8 Mei 2015, tempat pelaksanaaan di Ibukota Provinsi
  4. Tingkat Nasional dilaksanakan pada tanggal 23 s.d 29 Agustus 2015, tempat pelaksanaaan di Palembang, Sumatera Selatan.
Dengan kultur yang baru, agar lebih berkembang lagi ke depan kemasan penyelenggaraan FLS2N akan ada kesinambungan antara SD, SMP, SMA dan SMK, dari tingkat kabupaten/kota sampai tingkat nasional.Dengan  upaya seperti ini, seni dan budaya dapat lebih berkembang. Para siswa untuk  mengembangkan terus potensi dan prestasi agar karakter seni budaya Indonesia semakin kuat sebagai jati diri bangsa yang agung bermartabat dimata dunia.
Jalinan persahabatan antar dan inter utusan masing-masing daerah merupakan alat pemersatu bangsa yang ampuh lewat berkesenian di sekolah atau pengembangan di luar sekolah masing-masing.

Sebagai pengenalan untuk tingkat SMP adalah sebagai berikut :
Kegiatan FLS2N 2015 terdiri atas sebelas jenis cabang seni sebagai berikut.
a. Festival Kreativitas Seni Tari
b. Festival Musik Tradisional
c. Seni Baca Alquran
d. Lomba Vokal Grup
e. Lomba Cipta Cerpen Berbahasa Indonesia
f. Lomba Kreativitas Cerita Berbahasa Inggris (Story Telling)
g. Lomba Baca Puisi
h. Lomba Desain Poster
i. Lomba Cipta Puisi
j. Lomba Seni Lukis
k. Lomba Desain Motif Batik
l.Lomba Cipta lagu

Adapun menu lomba FLS2N Tingkat SMA/K 2015 sebagai berikut :
1.Baca Puisi
2. Tari Berpasangan 2 peserta
3. Solo Vokal
PENCIPTAAN
4. Cipta Puisi
5. Film Pendek 3 peserta
6. Desain Poster
7. Kriya

Sebagai contoh Juknis dan Panduan Tema tiap Tahun berubah sesuai ketentuan pusat dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan .Adapun kesamaan panduan dari SD,SMP,SMA/K yang hampir sama adaah sebagai berikut :
Lomba Seni Tari Kreasi Baru
1. Peserta
Peserta adalah juara lomba tari Tingkat Provinsi Tahun 2015 yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi.
2. Ketentuan
  1. Materi yang ditampilkan adalah tari kreasi baru yang berakar pada budaya bangsa Indonesia.
  2. Menyerahkan sinopsis (penjelasan singkat tentang karya) pada saat technical meeting.
  3. Durasi karya 5 s.d. 7 menit.
  4. Jumlah penari 5 orang.
  5. Setiap kelompok boleh terdiri dari laki-laki atau perempuan atau campuran (laki-laki dan perempuan).
  6. Musik iringan menggunakan CD atau musik hidup atau mix keduanya disiapkan oleh masing-masing peserta.
  7. Kostum tari disiapkan oleh peserta, dan disesuaikan dengan tema dan usia peserta
  8. Tidak diperkenankan menggunakan properti benda tajam, kecuali berupa imitasi yang terbuat dari bahan lunak dan aman.
  9. Setiap peserta akan didiskualifikasi apabila dalam 3 kali pemanggilan, ternyata belum siap.
  10. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat
3. Tema Tarian
Mengangkat kekhasan atau keunikan daerah setempat, cinta alam lingkungan, atau tentang kepedulian sosial.
4. Aspek Penilaian
Aspek penilaian terdiri dari :
  1. Koreografi (Kreatifitas dan penataan gerak yang sesuai dengan kemampuan anak dan tema).
  2. Tema (Inovasi dan penerapan tema dalam karya, sesuai tema yang sudah ditentukan)
  3. Performance (penampilan utuh; tehnik menari, penyampaian dan penghayatan tema, musik tari, kostum dan tata rias).
4. Teknis Pelaksanaan
Kegiatan lomba seni tari dilaksanakan dalam dua babak sebagai berikut:
a. Babak Penyisihan
Babak penyisihan diikuti oleh semua peserta dari 34 provinsi, yang kemudian ditetapkan 12 besar dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Peserta menampilkan satu tarian (karya) yang telah disiapkan.
    2. Peserta tampil pada babak penyisihan sesuai dengan nomor urut undian yang diundi pada saat technical meeting.
    3. Sinopsis (penjelasan singkat tentang karya) disampaikan kepada panitia pada saat technical meeting.
b. Babak Final
Babak final diikuti oleh 12 finalis, yang kemudian akan ditetapkan sebagai juara I, II, dan III dengan ketentuan:
    1. Peserta tidak diwajibkan menampilkan tarian (karya) yang berbeda dengan  yang dibawakan pada babak penyisihan (kecuali sudah dipersiapkan dengan matang dan yakin karya tersebut lebih baik dari babak penyisihan)
    2. Peserta yang menampilkan kembali karya dibabak penyisihan, diperbolehkan menata ulang, merapihkan, memberi sentuhan lain terhadap karya tersebut.
    3. Urutan Penampilan peserta yang masuk dalam babak final akan diundi kembali setelah pengumuman 12 besar.
    4. Sinopsis (penjelasan singkat tentang karya) diserahkan kepada panitia segera setelah peserta dinyatakan lolos dalam babak penyisihan.
c. Orientasi panggung
    1. Orientasi panggung dipergunakan untuk blocking dan teknis keluar masuk panggung.
    2. Orientasi panggung dilakukan sebelum pementasan baik pada babak penyisihan maupun babak final.
Masing-masing peserta disediakan waktu 10 menit untuk orientasi panggung menurut urutan registrasi. Jika ada keterlambatan maka akan diberikan kesempatan setelah selesai seluruh peserta lain melakukan orientasi.