Saturday, May 9, 2015

LOMBA INOVASI BUDAYA MARITIM NUSANTARA 2015



Kalim,M.Pd,Kepala SD Negeri Mojo 03 Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati


Kalim,M.Pd,Kepala SD Negeri Mojo 03 Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati

PANDUAN LOMBA

PENGANTAR
Laut sudah lama menjadi urat nadi ekonomi dan kebudayaan. Ia tak hanya menjadi jalur perdagangan, melainkan juga pertemuan dan silang budaya berbagai etnik dan bahasa, sehingga membentuk keragaman Indonesia. Luas laut Indonesia mencapai 3,2 juta kilometer persegi. Panjang pantainya lebih dari 95.000 kilometer—terpanjang kedua di dunia. Negeri ini juga memiliki lebih dari 17.000 pulau, menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar, dan diperkirakan lebih dari 60% penduduknya bermukim di pesisir. Sayangnya, sumber daya yang begitu besar itu sudah lama diabaikan. Sejarawan Hilmar Farid (2014), menyitir pernyataan Presiden Joko Widodo, menyebutnya sebagai “gerak memunggungi laut”. Laut dianggap sebagai masa lalu, sehingga perhatian lebih diarahkan kepada daratan. Begitulah sehingga kota-kota dibangun tidak dengan memuliakan jalur perairan.
Oleh karena itu, visi presiden untuk membangun Poros Maritim Dunia patut disambut antusias. Laut kembali mendapat perhatian. Gagasan itu bertumpu pada imaji konektivitas antarlaut dan pulau sebagai penopang utama sektor pembangunan. Di sinilah kita perlu menelaah kembali ihwal budaya maritim untuk membangkitkan inovasi dan kejayaan bangsa. Pertanyaannya, mampukah generasi muda menafsirkan budaya maritim untuk kejayaan bangsa? Apa saja persoalan yang membelit budaya maritim sehingga kurang berkembang? Inovasi dan strategi apa yang dapat dilakukan agar budaya maritim bangkit dan menjadi penyokong masa depan bangsa? Untuk menjawab berbagai soal itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengundang pelajar SMA/sederajat untuk menuangkan gagasan dalam Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2015 dengan tema: “Bentangan Laut Ribuan Pulau: Inovasi Budaya Maritim Nusantara”.
Inovasi Budaya Maritim tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan transportasi, melainkan menyangkut keseluruhan aspek budaya maritim. Kami mengundang para pelajar untuk menggagas “inovasi budaya maritim”, agar potensi dunia maritim yang sudah ada dapat dimaknai ulang dengan pemikiran baru, dengan cara pandang yang dapat lebih memaksimalkan potensi yang ada demi kemajuan dunia maritim Indonesia.
Setidaknya ada delapan aspek kebudayaan maritim yang dapat menjadi lahan kajian dan pemikiran bagi peserta lomba, antara lain; (i) kebudayaan material unik yang terinspirasi dari zona lingkungan laut; (ii) karakter kebudayaan yang khas; (iii) “pengalaman-pengalaman” lintas pulau yang tercermin dalam life story dan cerita rakyat; (iv) pola urbanisasi dan migrasi, seperti fenomena diaspora; (v) ) pola silang budaya dan bahasa multietnik; (vi) strategi ketahanan pangan tanpa lahan; (vii) relasi sumber daya produksi dan distribusi; dan (viii) strategi memodifikasi poros maritim tradisional ke konteks kekinian. Berbagai fenomena itu juga akan meneguhkan bahwa dunia maritim bukanlah pemisah, tetapi menjadi pemersatu keindonesiaan.

MEKANISME LOMBA
 A. Ketentuan Umum 
  1. Peserta adalah pelajar tingkat SMA/sederajat.
  2. Peserta tidak dipungut biaya.
  3. Untuk memberi kesempatan yang lebih luas, finalis lomba tahun 2013 dan 2014 tidak diperkenankan mengikuti lomba ini.
  4. Naskah esai merupakan karya perorangan dan belum pernah dipublikasikan.
  5. Peserta dapat mengirimkan maksimal 2 karya.
  6. Naskah esai terdiri dari 2.000 – 3000 kata (tidak termasuk foto dan infografis).
  7. Naskah diketik di kertas A4, Times New Roman 12, spasi 1,5. Margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm.
  8. Judul esai bebas, namun harus sesuai dengan tema lomba.
  9. Naskah esai berisi tiga bagian yang tidak perlu disebut secara eksplisit, yaitu pendahuluan (berisi latar persoalan dan identifikasi topik bahasan), isi (pembahasan dan analisis), dan konklusi (kesimpulan/penutup).
  10. Sumber pustaka dianjurkan dari buku, jurnal, makalah, dan surat kabar. Sumber pustaka daring (online) bersifat terbatas pada sumber-sumber terpercaya (laman resmi surat kabar, instansi pemerintah/swasta, e-journal, e-book). Sumber pustaka dicantumkan di dalam pengutipan dan daftar pustaka.
  11. Sumber data untuk penulisan dapat dilakukan melalui wawancara dan observasi lapangan
  12. Esai dapat memuat data berupa foto dan infografis seperlunya.
  13. Refleksi atas fakta yang didasarkan pada analisis menjadi prioritas penilaian.
  14. Naskah esai harus disertai lembar orisinalitas karya sesuai dengan format yang dapat diunduh di laman http//www.lktikebudayaan.com.
  15. Naskah yang tidak disertai lembar orisinalitas karya dianggap gugur.
B. Pengiriman Naskah Esai

Naskah dapat dikirim melalui email atau pos (pilih salah satu).
  1. Naskah yang dikirim melalui email paling lambat 10 Mei 2015 pukul 24.00 WIB ke alamat: lomba@lktikebudayaan.com
  2. Naskah yang dikirim melalui pos paling lambat 2 Mei 2015 (cap pos) ke alamat panitia (lihat bagian bawah)
  3. Naskah yang dikirim di luar waktu yang telah ditentukan tidak akan disertakan dalam lomba.
  4. Naskah esai yang dikirim via email dibuat dalam format MS. Word dengan nama file: “Nama_Judul Esai”.
  5. Lembar orisinalitas dipindai/scan dan dikirim dalam format JPEG/PDF dengan nama file: Nama Lengkap Penulis.
  6. File lembar orisinalitas yang dikirim tidak melebihi 5 Megabita (MB).
  7. Pada subyek/judul email ditulis dalam format: “Nama_Judul Esai”.
  8. Berkas yang dikirim meliputi: (1) naskah esai dan (2) lembar orisinalitas karya dilampirkan dalam satu email/amplop.
C. HADIAH
Total Hadiah Lebih dari 64 Juta Rupiah
Juara I : Rp 10.000.000 + piagam
Juara II : Rp    9.000.000 + piagam
Juara III : Rp    8.000.000 + piagam
Juara Harapan I : Rp    6.000.000 + piagam
Juara Harapan II : Rp    5.000.000 + piagam
Juara Harapan III : Rp    4.000.000 + piagam
Hadiah untuk 9 Finalis lainnya : Rp    2.500.000 + piagam
* Pajak hadiah ditanggung panitia
** Karya para finalis akan diterbitkan dalam buku kumpulan esai terbaik.

D. Seleksi dan Penjurian
  1. Pengumuman 15 finalis dilakukan pada 3 Juni 2015 melalui laman http//www.lktikebudayaan.com
  2. Para finalis diundang dan dibiayai ke Jakarta untuk melakukan presentasi di depan dewan juri.
  3. Biaya penginapan dan transportasi finalis ditanggung oleh panitia. Panitia tidak menanggung biaya pendamping (guru atau orang tua).
  4. Presentasi finalis, pengumuman pemenang, dan penyerahan hadiah dilakukan pada 12 s.d 15 Juni 2015 di Jakarta.
  5. Keputusan Dewan Juri adalah mutlak, tidak dapat diganggu-gugat.
  6. Aspek-aspek yang dinilai dan bobot penjurian:
No
Aspek Penilaian
Uraian
Bobot
1. Kesesuaian Tema
  • Topik ditulis sesuai dengan tema dan keterkaitannya dengan aspek-aspek budaya maritim, dilihat dari rumusan judul dan kesesuaian dengan bahasan/isi tulisan.
10%
2. Gagasan
  • Orisinal: gagasan relatif baru dan unik.
  • Kreatif: menunjukkan pemahaman baru atas persoalan yang dibahas.
  • Aktual: gagasan sesuai dengan kondisi kekinian dengan menyajikan data dan fakta.
  • Disajikan secara komprehensif.
30%
3. Argumentasi
  • Gagasan runtut, tertib, dan jelas (mudah dimengerti).
  • Relevensi data dan informasi yang diacu dengan uraian tulisan.
  • Sumber pustaka dianjurkan dari buku, jurnal, makalah, dan surat kabar. Sumber pustaka daring (online) bersifat terbatas pada sumber-sumber terpercaya (laman resmi surat kabar, instansi pemerintah/swasta, e-journal, e-book). Sumber pustaka dicantumkan di dalam pengutipan dan daftar pustaka.
  • Data dari hasil wawancara dan observasi lapangan diutamakan.
  • Refleksi atas fakta yang didasarkan pada analisis menjadi prioritas penilaian.
  • Kemampuan menganalisis & sintesis secara reflektif dan meringkasnya dalam simpulan.
40%
4. Penulisan
  • Tata tulis: kerapihan ketik, tata letak, dan jumlah halaman.
  • Pengungkapan: sistematika tulisan, ketepatan dan kejelasan ungkapan, bahasa baku yang baik dan benar, komunikatif, dan relatif mudah dipahami.
20%

PANITIA LOMBA ESAI SOSIAL BUDAYA NASIONAL 2015
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan
Alamat: Kompleks Kemdikbud, Jln. Jenderal Sudirman-Senayan,
Gedung E Lantai 19, Jakarta 10270
Email : lomba@lktikebudayaan.com
Laman : http//www.lktikebudayaan.com