Saturday, May 9, 2015

MENANAMKAN PESAN KEUNGGULAN PANCASILA KEPADA ANAK DIDIK





Oleh : KALIM,M.Pd.
Kepala Sekolah SD Negeri Mojo 03 Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati

Saya menjadi tergugah sekali ketika membaca tema hari Pendidikan Nasional 2015 kali ini yang bertema "‘Pendidikan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila’' untuk berfikir bagaimana memulai, menanamkan,dan kreatifitas guru untuk mengembangkan kwalitas setiap pembelajaran harus merefleksikan karakter pancasila itu tidak mudah.
Dalam setiap langkah kegiatan belajar mengajar sebenarnya kita selalu didingatkan terus menerus tentang bagaimana pemahaman,isi,amalan yang bisa kita kembangkan setiap hari tentang Pancasila.
Secara sederhana setiap depan dinding kelas kita pelototi terus apa itu gambar Pancasila.Bahkan setiap kali kita menyelenggarakan Ujian Nasional anak-anak tidak boleh melihat langsung gambar Pancasila alias ditutupi.Melalui pembiasaan datang dan pulang di sekolah dengan menyanyikan lagu bertema Pancasila.
Namun begitu masih saja banyak yang belum sadar arti Pancasila sesungguhnya.Setiap kali upacara resmi maupun rutin peringatan hari Nasional dan kenegaraan pembacaan teks pancasila selalu wajib dibacakan.Setiap sumpah,dokumen,ataupun tentang kenegaraan keInsonesiaan berlogo Pancasila.Bahkan saya pernah melihat kepengurusan KTP aparat menyuruh menghafalkan Pancasila.
Terlepas dari semua itu sebenarnya yang paling penting adalah cara kita mengamalkannya !Walaupun sederhana harus diterima sebagai kegiatan yang bisa menimbulkan efek kegembiraan yang secara tidak sengaja membius tertanam di hati anak-anak semisal jalan santai berkeliling alam sekitar,lomba-lomba cerdas cermat,acara-acara yang bisa dimasuki nuansa patriotisme ,cinta tanah air ,seni dan budaya bersama antara guru dan siswa.
Adalah pembiasaan sejak kecil mulai dari Paud ,TK kita selalu mendengar anak-anak menghafal sila-sila Pancasila.Sebagai pendidik tidak usah berkawatir secara berlebihan tentang hari ini dan peristiwa yang terjadi dekade ini yang menggambarkan kesan negatif merebaknya sikap moral yang belum bisa mencerminkan kepribadiannya.Pada diri anak banyak potensi besar yang harus dikembangkan untuk mengajak sebagai insan Pancasila sebagai tantangan guru untuk mengembangkannya dalam kemasan yang menggembirakan.Sebagai guru harus berhati-hati sikap teladan setiap harilah yang bisa dilihat langsung oleh siswanya yang mempengaruhi sikap besar ketidakpercayaan murid dalam mengamalkan karakter Pancasila.
Sebagai teori umum yang cakupannya lebih luas saya sisipkan Peran dan Tantangan Pancasila sebagai pijakan moral membentuk karakter Pancasila ke depan.
KEUNGGULAN IDEOLOGI PANCASILA:
1. Ideologi Nasional (Pemersatu)
2. Ideologi yg berkeseimbangan (kepentingan individu dg masy) 3. Ideologi Terbuka
- Bersumber dari kekayaan budaya masyarakat
- Isinya tidak langsung dioperasionalkan (ditafsirkan lewat peraturan penjelas) sangat dibatasi untuk :
- Stabilitas nasional terjaga
- Mencegah berkembangnya faham Komunisme- Atheisme
- Mencegah berkembangnya faham liberalisme
- Mencegah pandangan-panangan ekstrem/radikalisme
PERMASALAHAN MENDASAR DALAM PENGAMALAN PANCASILA :
1. Pengadopsian Nilai-nilai Luar
2. Mulai Hilangnya Kekuatan terhadap Relevansi Pancasila
3. Semangat Reformasi, demokrasi yang Kebablasan
4. Kurangnya Kemampuan Bangsa Mengintegrasikan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan nyata
5. Menurunnya implementasi Budaya Bangsa
ANCAMAN IMPLEMENTASI PANCASILA :
Tantangan kedepan ancaman terhadap pancasila lebih halus dan tidak terlihat namun mempunyai tingkat daya rusak yang tidak kalah dengan penggulingan kekuasaan.
DULU KEDEPAN ANCAMAN YG PALING BERBAHAYA Pancasila menghadapi ancaman nyata berupa pengantian pandangan hidup bangsa dan dasar negara melalui kekuatan bersenjata mengulingkan kekuasan yang sah.
Dalam kontek bernegara ancaman yang paling kuat dan berbahaya adalah pengesampingan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggara negara.
INISIATIF STRATEGI :
-Menanamkan nilai-nilai luhur kebangsaan kepada generasi muda.
- Meningkatkan wawasan kebangsaan .
- Sebagai Mata air keteladanan .
- Meningkatkan pemahaman nilai nilai Pancasila: Ketuhanan yang berkebudayaan, Kemanusian universal, Persatuan dalam kebhinekaan, Demokrasi permusyawaratan dan keadilan sosial.

Sumber pendukung : Laksma.TNI Dr.A.Yani Antariksa,Nara Sumber FGD Lemhanas RI Jakarta 7 Oktober 2014