Saturday, May 30, 2015

TANGGAPAN TERHADAP PELAJAR INDONESIA YANG SUKSES DI LUAR NEGERI


Oleh : @Kalim Nuryati

Dari membaca sebuah berita,saya merasa sedih karena sebagian besar cuplikan komentar mereka bernada negarif sepertinya kurang cinta pada tanah air.Apakah ini pertanda sebuah kenyataan yang terjadi di republik yang kita cintai yang agak kurang percaya dengan maaf pemerintah atau para pemimpin kita saya sendiri tidak tahu.Saya sendiri membandingkan dua bagian besar pendapat yang pro dan yang kontra namun kelihatannya banyak kontranya yang merugikan buat masa depan membangun negeri ini jika itu sungguh-sungguh terjadi seperti itu.Hal ini bisa melemahkan motivasi dan inspirasi utamanya generasi muda yang sedang kuat-kuatnya mental idealismenya tinggi terbangun.Sebagai seorang pendidik saya merasa heran dan prihatin akan kemunduran jiwa patriotisme bangsa ini jika terus menerus hal ini kedapatan terjadi seakan negara kurang perhatian dan kontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa.Sengaja saya tidak memperkenalkan siapa yang bicara,latar belakang mereka atau hal yang bisa mewakili sebagai penelitian yang akurat,namun aku percaya ini mungkin bisa sebagai pendekatan mewakili suara yang terjadi saat ini.

Saya menyadari banyak sekali kekurangan data dan fakta namun begitu sayapun agak ragu tentang pendapat saya ini sebagai semisal info yang mungkin bisa melengkapi agar apa yang negatif di bawah ini sebagai kritik buat wawasan mereka menentukan tanggung jawabnya sebagai warga negara yang baik.Sengaja saya sembunyikan asal sumber bacaan karena hal ini saya hanya berfikir sebuah kekhawatiran tentang hal yang benar tidak diluruskan dan fakta salah dibesar-besarkan.Jujur saya sendiri tidak pernah ke luar negeri atau mengalami sendiri seperti mereka yang bicara mengalami sendiri belajar ke luar negeri.Alangkah netralnya dan sangat saya anjurkan jika semua ini bermuara pada nara sumber orangnya sendiri yang belajar ke luar negeri.

Dari sebuah contoh kebahagiaan seseorang belajar di luar negeri ada peringatan,nasehat,tanggapan yang bisa saya bagi sebagai berikut :
- Bernuansa negatif namun ada bagusnya jangan marah ini buat kritik membangun
1.Tidak usah balik ke Indonesia dulu. Sukseskan dirimu disana mapankan diri. kala sudah mapan, cerdaskan anak bangsa disini, tapi jika perlakuan di negaramu tidak sebanding dengan perjuanganmu. kamu tahu apa yang harus kamu lakukan.
2.Bagi ilmuwan tidak usah ke Indonesia lagi soalnya negara sudah bisa sembuh lagi dari penyakit Korupsi
3.Jangan sampai balik ke Negeri Sendiri Cuma di pamer-pamer,disayang-sayang  kemudian  dijadikan alat Politik oleh Politikus kutu loncat yang merajalela di negerimu sendiri. 
4.Seperti pak Habibie begitu dihargai di Jerman.Yang berlaku di indonesia itu sistem ABS "Asal Bapak Senang" biar pinter kalau tidak cocok pemikiran bos  dibuang Masih tidak percaya? buktikan sendiri
5.Kalau boleh sih jangan balik keindonesia deh Indonesia nggak berani keluar modal soal ke ilmuan makanya dari indonesia nggak pernah ada ilmuan yg terkenal.
6.Di Indonesia ribet, mau buat penelitian yang hasilnya untuk bangsa dan minta dana, yang terjadi pastilah UUD (ujung ujungnya duit ) contoh ada banyak kasus, akhirnya doi balik ke Jerman dan ada ke Jepang harus begini, dan begitu, bayar ini dan itu ,baru dana keluar, itupun tidak jaminan keluarnya.
7.Tapi pemerintah tidak peduli dengan anak bangsa yang berprestasi,takut disaingin jadi pejabat kali
Palingan Lulus Jadi Koruptor Watak Jelek Monyet Indonesia tak bisa Disangkal.

- Bernada positif ada unsur membanggakan namun jangan lekas puas dan terlena :
1.Saya bisa pastikan kalau mahasiswa model  ini pasti tak sudi diajak demo-demo, karena dia tahu bahwa mahasiswa itu harus pandai menggunakan waktu untuk belajar bukan untuk demo.
2.Luar biasa, nanti kalo sudah cukup menimba ilmu di sana segera kembali  saya dan mungkin seluruh rakyat 3.Indonesia menunggu anda, kami butuh orang-orang seperti anda untuk memajukan negeri ini.
Bekerja yang lama saja di LuarNegeri untuk pengalaman & tetap Rendah hati,di Negeri kita kurang dihargai orang yang berPrestasi.
4.Subhalanna jadi iri deh sama yang ini nyesel banget rasanya kenapa dulu waktu masih sekolah malas belajar,apa cuma gue yang langsung semangat bikin makalah,lihat ini
5.Semoga sukses menimba ilmunya dan jangan sampai aqidah tergadaikan karena banyak pengalaman lulusan diluar negeri menjadi Aqidahnya liberalisme dan modernisasi yang salah kaprah sehingga lupa akan akar budaya negeri sendiri dan agamanya.
Sekian, semoga bermanfaat.