Tuesday, May 5, 2015

wauw...GURU BANYAK MELAHIRKAN SARJANA KOPERASI !


@Kalim Nuryati / Penatatan di SKB Dinas Pendidikan Pati

oleh: @Kalim Nuryati

Berkat jasa Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) sangat membantu anak-anak guru pegawai negeri pada umumnya dalam belajar sampai kuliah lulus sarjana.Menjadi anggota Koperasi telah menolong sejumlah anak guru dalam membiayai pendidikan para anak guru sehingga terlepas dari jeratan hutang rentenir,pinjam pada jasa lembaga keuangan,pegadaian,asuransi yang proses peminjamannya bertele-tele dan menyusahkan.Sempitnya pembiayaan ini yang segera diatasi bila dibanding dengan pinjam di Bank dirasakan sangat membantu sekali.Sebelum sertifikasi guru ada Koperasi dianggap jalan termudah untuk mendapatkan pinjaman hingga sekarang ini.Bila dibanding bunga bank koperasi lebih kecil dan bunganya bagiku tidak tepat itu berbentuk jasa.Bagiku SHU ( Sisa Hasil Usaha ) tiap tahun keluar merupakan bentuk tabungan sendiri yang tidak terasa berjasa satu sama lain secara berantai memperingankan anggota.
Judul diatas bukan jurusan yang dimaksud  sebenarnya.Anak-anak guru tertolong oleh orang tua mereka dalam melanjtukan perguruan tinggi yang disenanginya atas jasa mudah mendapatkan biaya kuliah.Pengakuan diatas disadari betul oleh banyak sejumlah guru dimana saja.Masa-masa sulit dalam anak-anak mereka kuliah di kota besar dapat diatasi ketika mentransfer uang manakala gaji guru sedikit.Kini banyak yang menyandang sarjana mereka raih sukses berkat Koperasi.Banyak dari mereka sukses menjadi sarjana hebat dan sudah bekerja mapan di perusahaan besar Instansi ternama.Judul diatas hanya 'pengingatan' tidak jurusan yang harus dipilih anak guru bahwasanya sebagai rasa terima kasih kepada koperasi anak-anak guru sukses bekerja menjadi sarjana berkat jasa koperasi bukan jurusan para guru mengkuliahkan di jurusan koperasi sesungguhnya.
Benarkah saudara-saudaraku senasib seperguruan mengaku tertolong oleh Koperasi ? Janganlah malu itu kenyataan yang hampir saya jumpai di setiap teman guru.Berterimakasihlah dan bersyukur bahwa koperasi berjasa besar menyekolahkan anakmu sampai sarjana !
Hal ini selaras dengan semangat gotong royong sesama anggota koperasi guru dari oleh dan untuk anggota.Menurut latar belakangnya koperasi bermula yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya.Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak.Beberapa orang yang penghidupannya sederhana seperti guru dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan sesamanya.