Thursday, June 4, 2015

Kemendikbud Gelar Seminar Politik Bahasa

Thu, 06/04/2015 - 16:08
arsip kalim

Jakarta, Kemendikbud 
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan seminar politik bahasa, 3-6 Juni 2015 di Jakarta. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Bahasa Kemendikbud, Mahsun, Kamis (4/06/2015).
Dalam sambutannya Mahsun mengatakan, seminar politik bahasa ini merupakan forum pemutakhiran kebijakan nasional kebahasaan atas rumusan politik yang dihasilkan dari dua seminar terdahulu, yaitu pada tahun 1975 dan 1999. Dari seminar ini diharapkan dapat berbuah dalam rumusan mutakhir mengenai arah kebijakan bahasa ke depan.
“Saya bangga dengan terpilihnya Bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional karena bahasa nasional tidak akan tercipta tanpa adanya kesadaran dan perjuangan keindonesiaan dari pendiri bangsa kita terdahulu”, katanya.
Mahsun menambahkan, para pendiri negara menyadari dengan bahasa dapat menyatukan rakyat Indonesia dengan banyaknya suku dan bahasa daerah yang tersebar di 17.000 pulau di Indonesia.
Ia juga menyampaikan agar seminar ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan mengenai kebahasaan yang akan digunakan di masa mendatang. "Semoga masyarakat akan lebih percaya diri menggunakan Bahasa Indonesia, dan tidak menutup diri untuk mempelajari bahasa asing”, kata Mahsun.
Seminar Politik Bahasa kali ini bertemakan “Mengawal Bangsa Besar dengan Berawal Bahasa”. Seminar tersebut dihadiri oleh peserta yang merupakan para pangambil kebijakan pemerintahan dan kalangan pakar, pendidik (dosen dan guru), sastrawan, budayawan, pemuda, dan peminat serta pemerhati bahasa dan sastra.

(Dwi Retnawati/Erika Hutapea)