Tuesday, June 2, 2015

TENTANG PENJAGA SEKOLAH UNIK


oWNER http://dinamikagurusd.co.id Di depan Warung bu nuryati Terminal kelet keling Jepara
Oleh : @kalim nuryati
http://dinamikagurusd.co.id
Tampaknya agak dikesampingkan dipandang sebelah mata oleh pemerintah hingga kini.Sejak mulai 1986 sampai sekarang pengangkatan Penjaga Sekolah yang PNS semakin susut.Pemerintah semakin tidak berdaya mengangkat pegawai negeri baru sejak otonomi daerah dilaksanakan.Sebagai contoh di wilayah kecamatan saya dari 28 SD tinggal 6 SD yang Negeri yang lainnya Wiyata bakti semua itu saja rata-rata usia hampir pensiun.Sebagai Kepala sekolah banyak yang merasa berat karena honor mereka diambilkan dari dana APBS ( Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah ) dan BOS ( Bantuan Operasiona Sekolah ). Saat-saat ini penjaga sekolah honorer dengan gaji sedikit bagi yang sudah berkeluarga terasa berat.Untuk sekarang ini generasi penjaga sekolah ada dua generasi tua dan generasi muda.Untuk generasi tua sisa-sisa pengangkatan Inpres dulu kerjanya penampilan harus rapi, menyapu, mengepel, bikin minuman, mengantar siswa sakit, merawat gedung, mengantar surat,mengantar anak lomba dan masih banyak pekerjaan kasar lainnya.

Inilah yang unik pada status penjaga sekolah muda..! kutemui mereka banyak yang lulusan Sekolah lanjutan Menengah Atas bahkan Lulusan Diploma bahkan Sarjana.Tugas mereka juga cukup dihandalkan bahkan ada yang menjadi Operator Sekolah ,membantu administrasi SD,mengisi data,membuat laporan dinas mengetik exel tidak sesuai tufoksinya namun pandai komputer diandalkan sekali di sela- sela guru mengajar dan kepala sekolah melaksanakan manajemen sekolahnya dan sebagainya.Di sisi lain juga ada yang membantu mengajar kelas kecil bila mendesak sementara waktu,bahkan ada yang kepingin mengajar karena bajunya dan penampilannya lebih rapi.

Pernah diketemukan seorang penjaga yang mengaku pada isterinya seorang guru.Ketika isteri penjaga tersebut ikut pertemuan Dharma Wanita rutin biasanya tidak tahu kedudukan status pns nya setahunya pegawai gitu saja.Hal ini baru diketahui setelah meninggal dunia , dan dibacakan riwayat kedinasannya.Di sisi lain juga ada penjaga sekolah yang kaya bila dibandingkan guru atau kepala sekolahnya.Pernah aku mendengar seorang penjaga sekolah yang mempunyai becak hingga puluhan dan punya warung /kantin di sekolahnya.Rata-rata di pedesaan kujumpai penjaga rata-rata juga lumayan penghasilannya mereka dekat dengan sekolahnya karena dulu dia diangkat pegawai negeri lantaran tanahnya digunakan untuk bangunan sekolahnya.

Yang unik adalah penjaga yang memang punya rumah layak punya sawah sering ijin ditinggal kedinasannya untuk mengolah atau mengurus panen sawahnya.Sangat kasihan sekali penjaga sekolah di daerah perkotaan bila dilihat dari penghasilan tidak seimbang dengan besaran biaya hidup di kota apalagi yang sudah berkeluarga sering demo ke Pemda lantaran gaji kecil namun apa daya kalau dinaikkan ada kecemburuan karena guru Gtt pun masih bernasib sama bahkan jumlahnya sangat banyak.Ada kebijakan dulu bila masuk anggota PGRI ada keringanan tidak dipungut biaya sekolahnya sampai ke tingkat ataspun tidak berjalan sesuai harapan.Rumah dinas Penjaga sekolah sekarang ini banyak yang rusak bahkan ambruk dan tak terawat lagi karena kurang layak tidak ada yang menempati,jika direhab diperuntukkan untuk ruang kantor atau ruang kelas atau ruang lainnya.Yang unik lagi ada penjaga sekolah yang sudah bisa menunaikan ibadah haji tidak kalah dengan tenaga pendidik yang lain.

Inilah yang bisa aku tangkap peta seputar arus bawah kondisi bagian dari Tenaga Kependidikan yang menentukan pula kemajuan pendidikan pada umumnya.Dari keterangan diatas banyak hal yang positif dan negatifnya.Terserah anda menyikapinya !