Wednesday, July 15, 2015

MENGAJAR DENGAN HUMOR LEBIH MENARIK

Kalim,M.Pd.Kepala SD Negeri Mojo 03 Cluwak Pati

Kalim,M.Pd.Kepala SD Negeri Mojo 03 Cluwak Pati

Mendengarkan cerita di tambah dengan duduk berjam-jam tentu saja akan sangat membosankan. Itulah yang biasanya di lakukan oleh seorang siswa pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Sebaik apapun teknik mengajarmu tentu saja tidak akan berguna jika para murid bosan dan mengantuk. Tidak akan ada informasi yang masuk ke otak mereka dengan baik saat mereka mengantuk. Lain halnya jika mereka selalu bersemangat saat mendengarkan informasi pelajaran yang Anda sampaikan.

Apa yang bisa di perbuat oleh Guru?

Guru harus menyadari bahwa menjelaskan dengan cara normal saja tidak cukup. Mereka harus sadar bahwa menghubungkan pelajaran dengan humor akan meningkatkan minat belajar para siswa. Dan ternyata memang faktanya demikian. Humor atau lelucon dapat membuat para siswa tertawa. Tertawa adalah salah satu hal yang paling efektif untuk membangkitkan rasa minat belajar.
Pada dasarnya, humor mengaktifkan perasaan heran, sehingga tampak logis jika humor dapat meningkatkan minat belajar. Sebuah jajak pendapat dari Pew Research menunjukkan bahwa penonton dari berita lucu ternyata memiliki tingkat retensi lebih tinggi dari pada acara berita yang menunjukkan fakta yang lebih serius. Mungkin hal tersebut yang menyebabkan acara-acara di jam premium kebanyakan adalah acara talkshow yang lucu dan menarik di bandingkan acara-acara yang serius.
Sebuah badan penelitian menjelaskan mengapa kita cenderung mengingat hal-hal yang membuat kita tertawa, seperti momen-momen lucu dalam kehidupan kita atau bagian film yang lucu. Penelitian Neuroscience menunjukkan bahwa humor mengaktifkan sistem reward dopamin pada otak. Dan menurut studi, dopamin berperan penting bagi motivasi untuk mencapai tujuan tertentu. Bagaimana jika hal ini di lakukan di kegiatan belajar mengajar. Tentu dapat meningkatkan minat belajar siswa bukan?

Humor Seperti Apa

Tidak semua humor akan cocok di gunakan di kelas. Ingat humor tidaklah mengharuskan Anda menjadi pelawak. Umur dan budaya juga sangat berpengaruh dengan jenis humor yang dapat di gunakan di kelas. Cara paling mudah untuk mendapatkan humor yang baik adalah dengan terus up to date dengan kejadian-kejadian lucu yang terjadi saat itu.
Untuk mengeluarkan humor sendiri tidak boleh sembarangan. Harus pada waktu dan penyampaian yang tepat. Jika tidak justru humor atau lelucon Anda terasa garing. Coba lakukan beberapa hal berikut :
Boleh dilakukan :
  • Gunakan humor atau lelucon untuk meningkatkan kenyamanan kelas
  • Gunakan humor untuk mengembangkan rasa kebersamaan
  • Gunakan humor yang berhubungan dengan pelajaran
  • Gunakanlah sesuai usia dan tingkat intelegensianya (tentu humor dewasa tidak akan cocok untuk anak SD)
Jangan Lakukan
  • Sarkasme
  • Humor yang tidak pantas
  • Humor yang terkesan memaksa
  • Humor yang tidak sesuai topik pembicaraan
  • Terlalu banyak humor
Sudah terbukti bahwa hubungan humor dengan tingkat minat belajar jauh lebih erat dan cair. Apakah Anda sudah melakukan trik mengajar ini? Jika belum, sebaiknya Anda harus mulai menggunakan humor dalam mata pelajaran Anda.

Sumber: http://Ikelas.com