Saturday, August 1, 2015

Berada di depan tidak meski mudah menyambut Berada di tengah rentan dalam ombak tenggelam Berada di belakang bukan berarti sulit memandang

Kepala SD Negeri Mojo 03 di kantor Dinas Pendidikan Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Jawa Tengah 1--8-2015
http://dinamikagurusd.blogspot.com
Tidak perlu takut dalam kekurangan tidak perlu ribet dalam ketakutan mengajar

Seorang pengajar sejati selalu terisi inspirasi dalam menyampaikan pesan-pesan mengajarnya tidak pernah berkata engkau bodoh kepada siswanya.Tidak selalu memuji yang kadang menjadi belati lupa diri.
Saudara-saudaraku senasib seguru sepengajar sependidik sematahari cahaya sinar dalam budaya mencerdaskan bangsa.Kita pernah menjadi murid meskinya penerimaan kala itu sebelum menjadi pengajar adalah masukan kuat perbandingan kuat pendahulu kita mestinya merupakan rujukan yang mewarnai ingatan kita dalam mengajar sebelum kita menggajar orang lain secara alamiah kita pernah diajar orang lain.
Saya berpendapat kala seragam memberi tugas setelahnya dikerjakan siswa adalah beragam jawabannya.Itulah ujian sebenarnya bukan ujian akhir tahun akhir semester yang menumpuk beban.Hendaklah proses pembelajaran adalah proses ujian guru dalam mengajarnya.Apakah berkwalitas atau tidak jangan takut,anak-anak sendiri dihargai seperti ujian kecil yang akan terjawab manakala ditanggapi rasa suka dan gembira.

Setiap aku datang meski ada yang ditantang setiap aku tugas meski ada yang digagas !
Berada di depan tidak meski mudah menyambut Berada di tengah rentan dalam ombak tenggelam Berada di belakang bukan berarti sulit memandang

Guru sejati bagaimanapun sulit keadaannya selalu mengajar dengan hati.
Dan anak-anak didik adalah teman manis sebagai penggembira memperkaya jiwa sumber inspirasi yang tidak bakal habis.

Mengajar tidak harus di kelas.Dimanapun dan kapanpun setiap detik titik ruang ketimpangan selalu menginspirasikan belajar mengejar harapan menuju sukses.
Mengapa kau selalu memilih mengajar di tempat yang enak berkelas berfasilitas jika membodohimu dalam sedikit tantangan dan kau tertidur karena galian mengajarmu kurang dalam karena kau terkubur dengan sepinya tantangan.

Setiap aku berangkat harus ada yang diangkat.Setiap aku pulang meski ada yang kutimbang !
Pendidikan yang baik itu bukan persoalan sarana prasarana tetapi yang lebih penting adalah mental para pendidiknya, sebagus apapun kualitas sarana prasarana kalau mental para pendidiknya hanya meminta atau seperti kuli ,fasilitas itu akan jadi museum yang berkarya, jadilah guru inspirator bukan guru yang plagiator atau imitator, yang hanya bisa menuntut perbaikan tanpa mau perubahan