Tuesday, August 4, 2015

Tanamkan Semangat Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Sebagai Persaudaraan dan Menumbuhkan Nilai Budi Pekerti

Kalim,M.Pd. Kepala SDN Mojo Cluwak Pati,official lomba tingkat kabupaten Pati

Tue, 08/04/2015 - 07:55
Makassar, Kemendikbud --- Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) merupakan ajang pertandingan dan wadah berkumpulnya putra dan putri terbaik Indonesia dari 34 provinsi. Dari pertemuan para penerus bangsa ini akan terjadi proses saling mengenal satu sama lain dan menanamkan semangat persaudaraan antar sesama peserta. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, pada acara pembukaan O2SN ke-8, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2015). 
"Lawan dalam pertandingan hadir untuk saling memperkuat. Untuk itu jadikan lawan dalam pertandingan sebagai kawan baik," ucap Mendikbud. 
Setiap peserta olimpiade, kata Mendikbud, akan memberikan penampilan terbaik. Disini para peserta dapat saling belajar dengan melihat penampilan terbaik dari masing-masing peserta. "Jangan jadikan lawan sebagai musuh, tetapi jadikan lawan dalam pertandingan menjadi saudara baru untuk saling melengkapi dan menceritakan upaya terbaik dalam meraih kemenangan," pesan Mendikbud. 
Penanaman semangat persaudaraan dalam pelaksanaan O2SN secara tidak langsung menumbuhkan nilai-nilai budi pekerti luhur. Dengan semangat persaudaraan, akan tumbuh semangat sportivitas. "Tumbuhnya semangat sportivitas juga menjadi upaya penumbuhan nilai-nilai budi pekerti luhur. Karakter baik anak-anak akan tercipta dengan menerima hasil akhir pertandingan, baik meraih kemenangan ataupun kekalahan," ujar Mendikbud. 
Mendikbud mengajak kepada seluruh peserta O2SN untuk memanfaatkan pengalaman terbaik selama penyelenggaraan olimpiade. Pertemuan antar peserta akan menjadi saudara-saudara baru, dan kedepan akan bertemu kembali dengan semangat untuk saling membantu satu sama lain. "Jangan lupakan persaudaraan selama pertandingan, karena dampaknya akan panjang dalam kehidupan putra dan putri bangsa. 20 tahun mendatang anda akan bertemu kembali di waktu yang berbeda, dan saling mengingat bahwa anda adalah sesama peserta O2SN," tutur Mendikbud. 
Pada kesempatan ini Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad mengajak para peserta untuk terus memberikan yang terbaik dan berprestasi. Para peraih juara terbaik, kata Hamid, pemerintah akan memberikan kesempatan untuk berprestasi pada ajang olimpiade olahraga tingkat Internasional.5 
"Untuk saat ini baru kategori kategori Catur dan Karate yang diikuti olimpiade tingkat internasional. Pada kategori olahraga lain, Kemendikbud akan terus berupaya berkerja sama dengan Kemenpora mengantarkan anak-anak untuk dapat berprestasi di ajang olimpiade Internasional," tutur Hamid. (Seno Hartono)