Monday, September 14, 2015

BELAJAR DARI MEMBACA KOMENTAR ORANG LAIN

bersilahturahmi ke teman di payak cluwak pati  'mendengar komentar'



http://kalim.com

Belum cukup rasanya bila sebuah artikel,judul,program yang baru bisa kita kuasai maksud dan tujuannya.Saya yang belum kuat memahami semisal sebuah perintah dinas kadang sudah dikomentar bernada pedas oleh teman-teman sekerja di sekolah saya.Namun menurut saya sebuah komentar sangat diperlukan sekali dalam menyempurnakan sebuah ajakan,perintah maupun arah kebijakan.

Barangkali budaya komentar sekarang ini berkembang pesat seiring majunya dunia on line,internet,media sosial yang mudah diakses oleh siapa dan kapan saja.Bagi seorang pemimpin semisal kepala sekolah haruslah mencermati betul surat undangan,perintah maupun himbauan dari atasan kelembagaan saya.Sebelum bertindak biasanya saya terlebih dahulu mencoba selesaikan dahulu apa yang menjadi tanggung jawab tugas sebelum saya tanda-tangani meminta pertimbangan komentar dari mereka.

Bagiku komentar atau masukan orang lain sangatlah penting,diluar dugaan saya ada pendapat baru muncul ketika mereka bicara.Inilah yang secara diam-diam saya merubah mengedit apa yang saya tulis sehingga tulisan dan pendapat itu semakin berbobot.Membaca komentar di blog ataupun media sosial bagiku sangatlah butuh sekali sebagai perbandingan pandangan dan didkusi singkat agar pola pikir saya terukur kekurangannya.Untuk hal-hal yang bersifat khusus maupun tehnis memang diperlukan perlakuan khusus apalagi soal aplikasi yang baru.

Berkomentar di media apa saja hendaklah menjaga etika berbicara dan menulisnya.Tidak jarang saya menjumpai tulisan yang memperlihatkan sikap emosional yang bisa merusak sebuah hubungan pertemanan.Rasa-rasanya saya masih belajar banyak dalam mengkomentari,bahkan ada seseorang yang hanya berkata setuju atau ok mantaplah itu saja menurutku belum mencerminkan kapasitas berfikir yang ideal.Diperlukan pembiasaan yang panjang dalam berkomentar berpendapat yang akurat agar kita dihargai sebagai komentator yang handal.Lebih-lebih jangan sampai melontarkan kata-kata kotor apalagi menghujat.

Membaca komentar beragam dari orang lain kita bisa belajar memilih memilah mana yang cocok dengan pembahasan.Kelebihan orang lain punya gaya tersendiri dalam menata kata-kata yang berkwalitas sehingga kita setidaknya bisa menirunya yang baik dipakai dan yang kurang pantas dibuang saja.

http://kalim.com