Monday, October 19, 2015

Ibu adalah seorang guru pertama sebelum guru itu sendiri dilahirkan

gi gembong lereng gunung muria

Dibalik keperkasaan naluri keibuan tersimpan luhur batinnya dalam melahirkan asah asih asuh di setiap kasih sayangnya.
Di kharisma tokoh - tokoh tinggi dalam keluarga seorang pelahir nama-nama pertama adalah tahu melihat sebagai saksi pertama dalam menilai sejarah
Seorang ibu sejati akan melahirkan anak-anak bakti di setiap gerak nalurinya
Seorang perahim tidak mudah diperah dalam memperjuangkan cita bela anaknya
Seorang pembeteng keluarga selalu menegakkan falsafah keluarga dalam mendidik mengajar anak-anaknya yang di sekolah dan kampus tidak punya
Ibu adalah seorang guru pertama sebelum guru itu sendiri dilahirkan
Ibu adalah rumah pulang,sebelum pulangmu merindukan
Dan dari semua cinta ibu pasti menginspirasikan !

Tiada perjuangan yang mudah namun perjuangan selalu memudahkan capaianmu dalam meraih mimpi.
Meski itu di atap langit,Tuhan akan menggelarkan usahamu seluas indahnya biru langit karena semua itu terlihat oleh mata dan kepemimpinan batinmu

engkaulah yang terindah dihatiku meski dalam marah sekalipun,karena marahmu mendidikan
kamulah yang terbaik bagiku meski dalam diam karena diammu mempedulikan
kamulah satu-satunya pelahir pertama dalam menegakkan kasih sayang di dalam keluarga tanpa membeli tiada batas kau berikan sampai aku lupa menghitungnya
dan semua itu tercipta karena engkau tiada letih berdoa dan berusaha
Maka berdirimu disini menjujurkan semua untuk berbakti kepada ajaranNya

Janji seorang ibu adalah tepat memanahkan amanah sebagai isteri sakinah kepada suaminya dalam langkah-langkah setia
Janji seorang ibu merindukan peluk segar meski dalam kata telepon dan kata-kata salam meringankan untuk perjalanan cita-cita anaknya karena ramah dalam memberi nasehat
Setiap ibu berjanji akan meninggalkan kerinduan untuk makan bersama membumbukan rasa cinta mengkeluargakan dalam menyusun cita-cinta baru yang membijakkan rasa kedewasaan

Ibu selalu memberi apa adanya fasilitas menurut kekuatan rezeki yang dimiliki
Anak-anak diajarkan menyenangi apa yang dimiliki oleh keluarga untuk tidak malu kepada teman sebaya meski pemberian itu sedikit atau tertinggal pada zamannya
Anak-anak diberi pemahaman untuk bersyukur asal bisa sekolah dan kuliah dengan lancar
Anak-anak untuk tidak mendewakan mode merk belajar hemat tidak konsumtif meski dalam keadaan siap beli,
Hanya barang dan jasa yang utama yang didahulukan sesuai kepentingan kebutuhan