Thursday, November 26, 2015

Kursi Depan

Kepala SD Negeri Mojo 03 Cluwak Pati

http://dinamikagurusd.co.id
Demi masa mewaktukan pengingatan deretan kursi depan sebuah pertemuan memaknakan kedekatan dengan kehadapan langsung pemukanya.Masih ingat dalam hajatan ke rumah lembaga sebagai bentuk aspirasi organisasi,deretan depan sepertinya bisa terlihat betapa menunjukkan jajaran penokohan peneladan.Dalam tatanan yang bernorma unggah-ungguh status sosial seseorang tanpa berasa secara aklamasi dianggap dialah lambang depan pembawa amanat utama.Kursi depan menginspirasikan sebuah domain kepantasan status terhormat yang melebihkan kompetensi bila dibanding undangan peserta yang lain.

Secara naluri alamiah sepertinya aliran mandat yang disampaikan akan terterimakan dahulu dari wilayah depan sebagai pengontrol kebijakan.Ibarat sebuah tentara prajurit perang,medan depan itu penentu bentuk pendobrak perjuangan yang harus dianut dikomandokan ke tengah lalu ke belakang dalam meraih sebuah kemenangan.Harusnya kita sadar dalam memaknai duduk di depan di sebuah kursi perwakilan amanat,gerakan,kebangkitan,kepelopran,pemartaian berdemokrasi di negeri ini.

Pilihan-pilihan terbaik untuk menduduki kursi depan gerbong kenegaraan ini hendaklah dalam skala proses yang mendidikkan dan memartabatkan.Apalah sebuah kursi yang hanya menidurkan kemauan sekelompok aspirasi perjuangan ? Makna sebuah kursi goyang bagiku adalah lambang pelemahan bagian kursi depan yang meninabobokkan keenakan dalam kekuasaan.Tanpa batasan apapun goyangan -goyangan format pengotak-atik strategi akan selalu mengendalikan dari jenis kursi depan lain di pengamatan pengawasan.

Begitulah luhurnya makna sebuah kursi yang tidak hanya disebutkan dalam suatu ayat,dalam suruhan pengingatan kekosongan kursi depan yang harus diisi rapat jika mereka berjubal  di tengah dan di belakang yang menjelata di lapisan bawah.Ada kursi empuk dan pelbagai jenis kursi yang lain.Betapa berat dalam struktur batin kita bahwa menduduki kursi depan itupun meski dengan proses proposal suatu seleksi yang tidak mudah.

Hari -hari menduduki kursi depan tergaris jelas tidak hanya sekedar duduk di kursi depan untuk merapatkan kaidah rapat,mungkin bisa secara lari,berdiri bahkan diampun menyambut kecerahan cita-cita bersama dalam menilai sebuah peradaban.Mendudukkan kursi-kursi depan yang teruji kuat mengisi peradaban pembangunan yang layak banyak dikata orang sebuah kursi panas yang kalau aku pikir hakekatnya menenteramkan jika tegas dalam mengambil keputusan perbedaan.

Demikian juga di khasanah guru,hendaklah pemangku kebijakan bisa menempatkan kursi-kursi depan guru yang kuat, tangguh,profesional untuk didudukkan dalam kemartabatkan pengajar sejati.Kursi depan pendidikan Indonesia yang wibawa diduduki generasi terpilih yang tahu persis makna peran guru yang bertulis bertilas menginspirasikan kemerdekaan mengajar yang menggembirakan dalam mencerdaskan anak bangsa.

Selamat hari guru ke 70.Selamat mengajar generasi Emas Indonesia !