Wednesday, December 9, 2015

Fonetik dan Fonologi

KALIM PENGAJAR / dinamikagurusd.blogspot.com: Fonetik dan Fonologi:

Kepala SD Negeri Mojo 03 Dinas Pendidikan Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati Propinsi Jawa Tengah

Istilah fonetik secara umum didefinisikan sebagai suatu kajian ilmiah tentang bunyi-bunyi suatu bahasa. Dengan demikian kajian ini merupakan cabang dari kajian linguistik seperti halnya morfologi, sintaksis, dan semantik. Secara khusus, fonetik mengkaji komponen-komponen bunyi
(phonique) suatu bahasa lebih khusus lagi kajian dari aspek fisik (pengujaran, penyampaian ujaran, dan penerimaan bunyi) dan dari aspek fungsional yaitu peran yang dimainkan oleh bunyi-bunyi ujaran pada suatu bahasa tertentu (fonologi).Kajian fonetik itu sendiri dapat ditelaah tanpa mengikutsertakan kajian semantik. Atau dengan kata lain, kajian fonetik merupakan kajian bebas makna. Oleh karena itu, kita dapat melakukan kajian karakteristik fonetik suatu bahasa meskipun kita tidak mengerti maknanya.Fonetik merupakan kajian ilmiah tentang bunyi-bunyi ujaran manusia. Hanya bunyi-bunyi ujaran yang dipakai dalam tindak komunikasilah yang dikaji dalam fonetik, sementara bunyi di luar itu seperti bunyi batuk, berdahak, helaan nafas, termasuk pula bunyi-bunyi
non insani, seperti kicauan burung, suara guntur, guruh, dan lain-lain bukan merupakan kajian fonetik, Sebaliknya, kajian fonologi tidak dapat dilepaskan dari kajian tentang makna karena kajian ini berkaitan dengan fungsi-fungsi ujaran dalam menyampaikan pesan (message). Oleh karena itu, dalam mengkaji fonologi, kita harus memahami aspek semantic bahasa tersebut.

Perbedaan dan kesamaan kajian fonetik dan fonologi dapat dijelaskan,klik sebagai judul diatas sebagai berikut :

Kajian Fonatik dan Fonologi
Phonétique Phonologie Étude des sons de la parole appelés phones Étude des sons à valeur linguistique, phonèmes en relation avec un signifié. Les traits phoniques sont appréhendés par rapport à leur valeur distinctive.Lahirnya kajian fonetik dan fonologi sebagai suatu ilmu diperkirakan sekitar abad ke-19. Anggapan itu didasarkan atas dua hal yaitu :

(1)perkembangan kajian linguistik historis komparatif yang meletakan dasar kaidah-kaidah fonetik yang dapat menjelaskanperubahan suatu bahasa dan

(2) keberadaan alat-alat bantu yang memungkinkan analisis artikulatoris dan kajian fisik suatu bunyi. Secara umum kajian fonetik dapat dibedakan atas dua cabang yaitu la phonétique générale (disebut juga phonétique desceriptive) dan la phonétique appliquée (fonetik terapan). Fonetik umum mengkaji segala semua aspek secara umum sistem bunyi ujaran manusia pada semua bahasa alamiah (les langues naturelles). Semantara itu, fonetik terapan, pada bahasa Prancis misalnya, mempelajari system bunyi khusus pada bahasa itu berdasarkan data-data kebahasaan pada saat atau periode sejarah tertentu.